Shalat Dua Hari Raya (Idul Adha & Idul Fitri)

Yaitu shalat Idul Fitri dan Idul Adha. Shalat Idul Adha lebih utama dibanding shalat Idul Fitri, karena shalat Idul Adha telah dijelaskan di dalam Al-Qur’an, firman Allah SWT dalam surath al-Kautsar ayat 2 :

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ

“Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah.”

HUKUM SHALAT IED

            Hukum shalat Ied adalah sunnah, bahkan shalat Ied adalah shalat sunnah yang paling utama. Ada yang berpendapat hukum shalat Ied adalah fardhu kifayah, bahkan menurut imam Abu Hanofah hukumnya wajib.

WAKTU SHALAT IED

            Waktu shalat Ied mulai terbitnya Matahari hingga tergelincirnya Matahari di hari pertama Idul Fitri dan hari tanggal sepuluh Idul Adha.

TATA CARA SHALAT IED

            Shalat Ied adalah dua raka’at dan sunnah melakukan beberapa hal berikut :

  1. Pada raka;at pertama, sunnah membaca takbir tujuh kali dengan yakin diantara doa istiftah dan ta’awudz, dan pada raka’at kedua membaca takbir lima kali.
  2. Mengangkat kedua tangan saat membaca takbir.
  3. Mengeraskan suara saat takbir bagi imam, makmum dan orang yang shalat sendiri.
  4. Diantara takbir sunnah membaca al-Baqiyat as-Shalihat, yaitu lafadz :

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّه وَلَا إِلهَ إِلَّااللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

  • Meletakkan tangan kanan di atas tangan kiri di bawah dada diantara setiap takbir. Sebagaimana ungkapan penyusun Shafwatu az-Zubad :

“Sunnah membaca takbir tujuh kali di awal raka’at pertama,

Dan takbir lima kali di raka’at kedua setelah

  • Menyambung takbir dengan bacaan ta’awudz.
  • Saat pelaksanaan shalat sunnah membaca surat “ق” dan “اقتربت” atau surat “الأعلى” dan “الغاشية”.

Takbirotul ihram dan berdiri.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

18 − thirteen =